Follow Us :

EK LMND Mataram Akan Demo di Polda NTB, Desak Evaluasi Kapolresta dan Copot Kabag Ops

18 May 2026 | Berita | 243 kali dibaca

EK LMND Mataram Akan Demo di Polda NTB, Desak Evaluasi Kapolresta dan Copot Kabag Ops

Mataram, enlmnd.id- Liga Mahasiswa Nasional Untuk Demokrasi Kota Mataram, bakal menggelar aksi unjuk rasa di depan Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat, Aksi ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap kondisi keamanan dan pelayanan kepolisian di Kota Mataram yang dinilai memburuk.


Massa aksi menyoroti maraknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang belakangan meresahkan warga. Mereka menilai lemahnya penanganan dan pelayanan terhadap laporan masyarakat menjadi salah satu penyebab menurunnya rasa aman di tengah masyarakat.

Ketua LMND Mataram, Bung Faqih, mengatakan situasi keamanan di Kota Mataram saat ini perlu mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian di NTB.

“Kami melihat situasi kamtibmas di Kota Mataram semakin memprihatinkan. Masyarakat merasa kehilangan rasa aman karena kasus kriminal terus terjadi,” kata Faqih dalam keterangannya, Senin (18/5/2026).

Selain persoalan keamanan, LMND juga menyoroti pelantikan pejabat Kabag Ops di Kepolisian Resor Kota Mataram. Mereka menilai pejabat yang baru dilantik tidak layak menduduki posisi tersebut berdasarkan rekam jejak saat menjabat Kapolsek Ampenan.

Faqih menyebut penempatan pejabat itu mencerminkan tidak diterapkannya prinsip meritokrasi di lingkungan Polresta Mataram.

“Kami mendesak Kapolda NTB mengevaluasi sekaligus mencopot Kabag Ops Polresta Mataram karena dinilai tidak mampu memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat saat masih menjabat Kapolsek Ampenan,” ujarnya Faqih

Dalam aksinya nanti, LMND juga meminta Kapolda NTB mengevaluasi Kapolresta Mataram. Mereka menilai pimpinan Polresta gagal membangun sistem pelayanan kepolisian yang profesional dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

LMND menegaskan aksi demonstrasi tersebut merupakan bentuk kontrol publik terhadap institusi kepolisian agar kembali menjalankan fungsi sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Mereka berharap ada langkah konkret dari Polda NTB untuk memperbaiki pelayanan kepolisian sekaligus memulihkan kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum di NTB.



(Dedi)