Jakarta, enlmnd.id-Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN LMND) mengapresiasi langkah diplomasi yang dilakukan oleh Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemenlu RI) dalam upaya pembebasan 9 Warga Negara Indonesia (WNI) yang sempat ditahan oleh militer Israel di Pelabuhan Ashdod, Israel.
Wakil Ketua Umum Luar Negeri EN LMND, Evantio Yudhistira, menyampaikan bahwa keberhasilan tersebut menunjukkan efektivitas diplomasi Indonesia di tengah situasi internasional yang tidak mudah. Kata Evan dalam keterangannya (23/05/2026).
“Langkah diplomasi yang dilakukan Kemenlu RI membuktikan bahwa negara hadir dan mampu memberikan perlindungan terhadap warga negaranya di luar negeri. Kita mengetahui bahwa situasinya cukup sulit karena Indonesia tidak memiliki hubungan diplomatik dengan Israel. Namun demikian, pemerintah bergerak cepat dan tanggap melalui jalur diplomasi serta koordinasi dengan berbagai pihak ketiga untuk membebaskan para WNI tersebut,” ujar Evantio.
EN LMND menilai respons cepat pemerintah mencerminkan komitmen negara dalam menjalankan amanat konstitusi untuk melindungi seluruh warga negara Indonesia, di mana pun mereka berada. Selain itu, upaya diplomasi yang dilakukan juga menunjukkan pentingnya peran aktif Indonesia dalam menjaga prinsip kemanusiaan dan perlindungan terhadap warga sipil di tengah konflik internasional.
Kami juga berharap pemerintah terus mengedepankan langkah-langkah diplomatik yang mengutamakan keselamatan warga negara Indonesia, serta memperkuat koordinasi internasional dalam menghadapi situasi krisis yang melibatkan WNI di luar negeri.
“Ke depan, kami berharap pemerintah tetap konsisten menjaga keselamatan WNI di berbagai wilayah konflik dan terus memperkuat posisi diplomasi Indonesia yang berpihak pada kemanusiaan, perdamaian, dan keadilan internasional,” tutup Evantio.
(Dedi)