Follow Us :

EK-LMND Morotai Desak Polres Morotai Usut Kelangkaan BBM Mita: Pemda Dinilai Gagal Total

28 May 2026 | Berita | 306 kali dibaca

EK-LMND Morotai Desak Polres Morotai Usut Kelangkaan BBM Mita: Pemda Dinilai Gagal Total

Morotai, enlmnd.id-Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Morotai, mendesak Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai segera mengambil langkah tegas terkait persoalan BBM Mita yang hingga kini belum terselesaikan. Ia menilai kondisi tersebut telah berdampak serius terhadap masyarakat.

Habib menyebut kelangkaan BBM Mita bukan lagi persoalan biasa, melainkan sudah menjadi “bom waktu” yang merugikan warga Morotai. Menurutnya, pemerintah daerah tidak boleh terus membiarkan persoalan itu berlarut-larut.

“Masalah BBM Mita ini sudah jadi bom waktu. Kalau terus dibiarkan, rakyat Morotai yang dirugikan. Ini menunjukkan kepemimpinan yang gagal total karena kelangkaan BBM terjadi secara serius,” kata Habib dalam keterangannya, Jumat (28/05/2026).

Ia menjelaskan, persoalan distribusi BBM harus menjadi perhatian serius pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan aktivitas ekonomi masyarakat. Habib juga menyinggung Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang mengatur pengelolaan migas untuk kepentingan rakyat.

Menurut kami, persoalan BBM Mita tidak sekadar masalah administratif. Dampaknya dinilai telah mengganggu ekonomi lokal, menimbulkan ketidakpastian hukum, hingga menurunkan kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Habib mendesak Bupati Pulau Morotai segera melakukan koordinasi lintas instansi dan menyampaikan langkah penyelesaian kepada publik dalam waktu 7x24 jam. Ia juga meminta pemerintah membuka data terkait distribusi BBM kepada masyarakat.

Selain itu, kami meminta Polres Pulau Morotai melakukan penyelidikan secara serius terkait dugaan penyelewengan distribusi BBM. Mereka menduga ada pihak tertentu yang terlibat dalam praktik penyelundupan maupun penimbunan BBM.

“Kalau ditemukan pelanggaran hukum, baik pidana maupun administrasi, proses hukum harus dijalankan. Kepolisian harus jujur dan tegas dalam menyelidiki kasus ini,” tegasnya.

Habib menambahkan, kami bersama masyarakat siap menggelar aksi apabila persoalan BBM Mita tidak segera diselesaikan.

“Kalau masalah BBM Mita tidak selesai, rakyat Morotai siap turun ke jalan. Morotai butuh pemimpin yang berani mengambil sikap, bukan yang memilih bungkam,” tutupnya.



(Dedi)