Follow Us :

Harlah ke-27 LMND: Usung Tema Menang di Kampus, Kuat di Rakyat Dan Soroti Tantangan Serakahnomics

12 July 2026 | Berita | 18 kali dibaca

Harlah ke-27 LMND: Usung Tema Menang di Kampus, Kuat di Rakyat Dan Soroti Tantangan Serakahnomics

Jakarta, enlmnd.id – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) memperingati hari lahir (Harlah) ke-27 dengan mengusung tema "Menang di Kampus, Kuat di Rakyat". Peringatan tersebut diisi dengan rangkaian agenda reflektif dan strategis bertajuk "Perkuat Ideologi, Tinggikan Politik, dan Perluas Organisasi."


Momentum Harlah ke-27 menjadi ajang konsolidasi organisasi sekaligus penegasan komitmen LMND untuk memperkuat gerakan mahasiswa dan rakyat dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, politik, dan ekonomi di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Wakil Ketua Umum LMND sekaligus Ketua Panitia, Agung Triyanto, menegaskan bahwa Pendidikan Tingkat Lanjut II dan Sekolah Pelopor merupakan ruang pembentukan anggota ideologis yang militan, kritis, dan berpihak pada rakyat. Ia berharap kegiatan ini melahirkan anggota pelopor yang konsisten memperjuangkan cita-cita organisasi serta menjadi motor perubahan sosial.

Menurut Agung, penguatan kapasitas anggota menjadi syarat utama agar LMND mampu menjawab perubahan zaman sekaligus tetap berpihak pada kepentingan rakyat.

«"Pendidikan Tingkat Lanjut II dan Sekolah Pelopor merupakan ruang untuk memperkuat wawasan ideologi dan kepeloporan anggota. Karena itu, anggota LMND di seluruh Indonesia harus mampu menjadi pelopor, baik di gerakan mahasiswa maupun di tengah rakyat," ujar Agung, pada (11/07/2026).»

Ia menambahkan, Harlah ke-27 juga menjadi momentum konsolidasi politik internal untuk memperkuat fondasi ideologi, politik, dan organisasi agar LMND mampu menghadapi dinamika nasional maupun global yang terus berubah.

Sementara itu, Ketua Umum LMND, Muhammad Isnain Mukadar, menegaskan bahwa PTL II dan Sekolah Pelopor tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas anggota, tetapi juga memperkuat kemampuan organisasi dalam mengorganisir rakyat untuk memperjuangkan hak-hak masyarakat.

Isnain menilai perkembangan teknologi harus dijadikan peluang untuk memperkuat gerakan, bukan justru menjauhkan organisasi dari basis rakyat. Menurutnya, anggota LMND juga perlu mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak pada kepentingan masyarakat luas.

«"Perkembangan teknologi harus kita manfaatkan untuk memperkuat gerakan rakyat. Anggota LMND harus hadir mengorganisir masyarakat sekaligus mengawal program-program pemerintah yang bertujuan mewujudkan masyarakat adil dan makmur," kata Isnain.»

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Partai Prima sekaligus Wakil Menteri Sosial, Agus Jabo Priyono, mengajak anggota LMND untuk tetap memegang teguh semangat berdikari sebagai landasan perjuangan bangsa. Menurutnya, kemandirian di bidang politik, ekonomi, dan kebudayaan menjadi prasyarat penting dalam menjaga kedaulatan nasional.

Agus Jabo juga mengingatkan para peserta PTL II dan Sekolah Pelopor agar menjadi pelopor dalam memperjuangkan kepentingan rakyat. Ia menyebut tantangan terbesar bangsa saat ini berasal dari apa yang disebutnya sebagai "Serakahnomics", yang terdiri atas oligarki, imperialisme, dan birokrasi korup.

Menurutnya, gerakan mahasiswa dan kaum muda perlu mengawal berbagai program pemerintah yang dinilai berpihak kepada rakyat demi mewujudkan cita-cita Indonesia yang adil, makmur, dan berdikari.



(Dedi)