Follow Us :

‎Banjir Terjang Tanatovea dan Pantoloan, LMND Duga Tambang Ilegal Jadi Pemicu ‎

12 January 2026 | Berita | 472 kali dibaca

‎Banjir Terjang Tanatovea dan Pantoloan, LMND Duga Tambang Ilegal Jadi Pemicu ‎

‎Donggala, enlmnd.id - Banjir merendam empat desa di Kecamatan Tanatovea, Kabupaten Donggala, serta Kelurahan Pantoloan, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Minggu (11/1/2026). Peristiwa ini menyebabkan kerusakan fasilitas umum dan meningkatkan risiko keselamatan warga.

‎Sekretaris Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Palu, Moh Aril, menilai banjir tersebut tidak hanya disebabkan faktor cuaca, melainkan juga diduga kuat berkaitan dengan aktivitas pertambangan ilegal di wilayah hulu.
‎“Kami mencurigai adanya penambangan yang tidak terdaftar dan minim pengawasan. Aktivitas ini merusak lingkungan dan berkontribusi langsung terhadap terjadinya banjir,” kata Aril dalam keterangan tertulis.
‎Menurutnya, praktik eksploitasi sumber daya alam yang hanya mengejar keuntungan jangka pendek tanpa memperhatikan kelestarian lingkungan merupakan bentuk “serakahnomics” yang merugikan masyarakat luas.
‎Aril juga mengingatkan dampak banjir bisa meluas ke sektor ekonomi regional. Akses dan infrastruktur di Tanatovea yang terganggu berpotensi menghambat distribusi logistik dari Pelabuhan Pantoloan ke Kota Palu.
‎“Kalau jalur distribusi terganggu, harga kebutuhan pokok bisa naik dan aktivitas ekonomi masyarakat ikut terdampak,” ujarnya.
‎Ia menekankan pentingnya langkah tegas dari pemerintah untuk menertibkan tambang ilegal, memulihkan lingkungan, serta memperkuat mitigasi bencana agar kejadian serupa tidak terus berulang.





(Dimas)