Jakarta, enlmnd.id – Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Kota Jakarta Pusat menggelar acara peluncuran kepengurusan perdana dengan tema Modernisasi Perkotaan di Tengah Krisis Multidimensional pada Selasa (27/1/2026), yang berlangsung di Kedai Tempo, Utan Kayu. Acara ini dihadiri oleh sekitar 70 peserta, termasuk Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hassan, dan perwakilan dari Walikota Jakarta Pusat, Bapak Sonny Wibawa, S.H.
Sekretaris Jenderal LMND, Julfikar Hassan, dalam sambutannya menegaskan, LMND Kota Jakarta Pusat harus menjadi pelopor dalam menyuarakan kepentingan rakyat tertindas dan melawan kaum serakahnomics yang merusak kedaulatan bangsa.
Sementara itu, Sonny Wibawa, S.H., mengingatkan pentingnya peran LMND dalam mengkritisi kebijakan pemerintah.
"LMND harus tetap kritis dan terus mengkritisi setiap kebijakan yang tidak berpihak pada kepentingan rakyat," ujar Sonny Wibawa, S.H.
Acara dilanjutkan dengan pembukaan resmi oleh Ketua Wilayah LMND DKJ, Betran Sulani. "Peluncuran kepengurusan LMND Kota Jakarta Pusat hari ini menjadi ajang konsolidasi untuk memperkuat gerakan mahasiswa dan pemuda dalam menyikapi isu-isu agraria, terutama penggusuran yang marak di perkotaan," ungkap Betran.
Setelah itu, pengukuhan kepengurusan LMND Kota Jakarta Pusat dilakukan oleh Sekretaris Wilayah, Arif Ramlan, yang menyerahkan bendera LMND sebagai simbol perjuangan dan keberpihakan terhadap rakyat.
Ketua Eksekutif Kota Jakarta Pusat, Desto Imanuel, dalam pidato politiknya menegaskan, Momentum ini bukan hanya seremoni organisasi, tetapi merupakan ruang penyampaian sikap politik LMND Kota Jakarta Pusat terhadap persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, khususnya terkait isu-isu yang ada di Kota Jakarta Pusat.
Sebagai bagian dari agenda peluncuran, LMND Kota Jakarta Pusat juga menyerahkan proposal programatik yang telah dirumuskan dalam Konferensi Kota LMND Jakarta Pusat I kepada perwakilan Walikota Jakarta Pusat. Acara ditutup dengan penampilan tari dan nyanyian oleh anggota LMND Kota Jakarta Pusat.
(Dimas)