SIKKA, enlmnd.id - Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EK-LMND) Sikka kembali menggelar diskusi persiapan Pendidikan Tingkat Dasar (PTD) putaran kedua pada Minggu, 9 November 2025. Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Lurah Kota Uneng ini mengangkat tema “Pancasila sebagai Landasan Dasar Perjuangan Mahasiswa Melawan Serakahnomics.”
Tema tersebut diusung sebagai respons atas realitas ketimpangan yang masih berlangsung di Indonesia, baik dalam aspek ekonomi, politik, maupun sosial budaya, yang dinilai semakin jauh dari nilai-nilai fundamental Pancasila.
Diskusi menghadirkan tiga narasumber, yakni Lorens Ritan (Ketua Partai PRIMA Sikka), Steph Say (Anggota DPRD Sikka Dapil III), dan Rian Tapsond (Ketua EK-LMND Sikka). Kegiatan dihadiri puluhan mahasiswa dan dimoderatori oleh Aril Lewuk (DPK EK-LMND Sikka).
Dalam pemaparannya, Lorens Ritan menegaskan bahwa Pancasila harus menjadi alat perjuangan mahasiswa untuk menghadapi praktik Serakahnomics—istilah yang merujuk pada kelompok atau sistem yang memprioritaskan keuntungan segelintir elite dan mengabaikan kepentingan rakyat.
“Serakahnomics adalah ancaman nyata bagi masa depan bangsa. Kita harus melawannya dengan kekuatan ideologi Pancasila, yang berpihak pada rakyat, bukan pada kerakusan segelintir orang,” tegas Lorens.
Senada, Steph Say menekankan bahwa nilai-nilai Pancasila seperti keadilan sosial, persatuan, dan kemanusiaan harus diwujudkan secara nyata dalam perjuangan mahasiswa.
“Pancasila bukan sekadar hafalan, tapi harus dihidupkan dalam gerakan sosial yang menantang ketimpangan dan ketidakadilan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua EK-LMND Sikka, Rian Tapsond, menegaskan bahwa Pancasila masih sangat relevan sebagai kompas perjuangan mahasiswa di tengah penetrasi paham pembangunan yang eksploitatif dan tidak berpihak pada rakyat.
“Melawan Serakahnomics berarti menghidupkan kembali nilai gotong royong, keadilan, dan kedaulatan rakyat sesuai amanat Pancasila,” kata Rian.
Diskusi ditutup dengan kesimpulan bahwa Pancasila harus terus diperjuangkan sebagai basis gerakan mahasiswa untuk melawan segala bentuk keserakahan ekonomi dan ketidakadilan struktural. EK-LMND Sikka menegaskan komitmennya untuk terus bergerak dan mengorganisir rakyat dengan prinsip-prinsip Pancasila sebagai landasan perjuangan.
(Dimas)