Follow Us :

EW LMND Jateng-Bareng PBH JAKERHAM Gelar Sekolah Paralegal Buruh di Semarang

11 January 2026 | Berita | 299 kali dibaca

EW LMND Jateng-Bareng PBH JAKERHAM Gelar Sekolah Paralegal Buruh di Semarang

Semarang, enlmnd.id - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Jawa Tengah bersama Perhimpunan Bantuan Hukum JAKERHAM dan PW FNPBI menggelar Sekolah Paralegal Buruh/Pekerja.


Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta memperkuat solidaritas gerakan rakyat, khususnya di kalangan buruh.

Agenda pendidikan hukum tersebut berlangsung di rumah Subagyo (50), buruh PT Jatiluhur Agung Semarang, yang berlokasi di Kampung Garangayam, Desa Mangunharjo, Kecamatan Mangkang, Kota Semarang, Sabtu (10/1/2026).

Melalui kegiatan ini, LMND menegaskan komitmennya untuk membangun persatuan nasional dengan terjun langsung ke basis massa rakyat. Mahasiswa tidak hanya bergerak di ranah akademik, tetapi juga memberikan dukungan nyata bagi buruh yang kerap menghadapi persoalan hukum dan ketidakadilan struktural.

Sekolah Paralegal Buruh menghadirkan sejumlah pemateri, di antaranya jurnalis senior Semarang, Tomy Yulius, yang membahas filsafat perburuhan serta dinamika kondisi kelas pekerja dari era Orde Baru hingga pasca-reformasi.

Selain itu, Suprianto dari PP FNPBI Pusat memaparkan aspek yuridis perburuhan, termasuk pembahasan tentang Undang-Undang Cipta Kerja yang telah dinyatakan inkonstitusional bersyarat oleh Mahkamah Konstitusi.

Koordinator PBH JAKERHAM Jawa Tengah, Luqman Hakim, mengatakan program ini akan terus dilanjutkan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat.

"Program Sekolah Paralegal akan terus kami jalankan untuk memberikan pemahaman hukum secara gratis kepada masyarakat, khususnya buruh, agar lebih siap menghadapi persoalan hukum ke depan," ujar Luqman.

Sementara itu, perwakilan EW LMND Jawa Tengah menilai pendidikan paralegal menjadi langkah strategis untuk mencetak kader buruh yang sadar hukum dan mampu melakukan advokasi secara mandiri.

"Mahasiswa harus hadir di tengah rakyat, memperkuat aliansi dengan kaum buruh demi memperjuangkan demokrasi dan keadilan sosial," tegasnya.





(Dimas)