Follow Us :

‎Konflik Thailand–Kamboja Memanas, LMND Desak ASEAN dan Indonesia Ambil Peran ‎

13 December 2025 | Berita | 126 kali dibaca

‎Konflik Thailand–Kamboja Memanas, LMND Desak ASEAN dan Indonesia Ambil Peran ‎

‎Jakarta, enlmnd.id – Konflik antara Thailand dan Kamboja kembali memasuki babak baru dalam dinamika politik internasional. Serangan militer terbaru yang dilancarkan oleh Thailand memperlihatkan bahwa ketegangan kedua negara belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Situasi ini, bila dibiarkan, berpotensi memicu instabilitas yang lebih luas di kawasan Asia Tenggara.

‎Evantio Yudhistira, Wakil Ketua Umum Luar Negeri EN LMND, menegaskan bahwa konflik ini tidak boleh dibiarkan memanas dan meluas. 
‎“ASEAN tidak boleh tinggal diam ketika dua negara anggotanya terlibat dalam eskalasi militer. Jangan sampai konflik ini berkembang menjadi ancaman keamanan kawasan,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 23 Desember 2025.
‎Evantio juga menyoroti lemahnya peran ASEAN dalam merespons konflik tersebut. Menurutnya, sikap diam ASEAN menunjukkan persoalan mendasar dalam mekanisme regional. 
‎“Asean Way dan prinsip non-intervensi kembali terbukti menjadi penghambat. Ketika negara anggota saling berkonflik, prinsip ini justru membatasi kapasitas ASEAN untuk mendorong dialog dan penghentian kekerasan,”tegasnya.
‎Lebih lanjut, Evantio menyerukan agar Pemerintah Indonesia mengambil inisiatif diplomatik untuk memediasi dan meredakan ketegangan. Indonesia, sebagai negara besar di kawasan dan pemegang mandat moral “perdamaian dunia” sebagaimana diamanatkan dalam konstitusi, memiliki posisi strategis untuk menawarkan ruang dialog, mendorong gencatan senjata, dan mengaktifkan mekanisme penyelesaian sengketa regional.
‎Indonesia harus hadir, tidak hanya sebagai penonton, tetapi sebagai penjaga stabilitas kawasan, tutupnya.



(Dimas)