Jakarta, enlmnd.id - Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Indonesia atas terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan Hak Asasi Manusia Perserikatan Bangsa-Bangsa (Dewan HAM PBB). Capaian tersebut dinilai memperkuat posisi Indonesia dalam percaturan diplomasi dan politik global.
Wakil Ketua Umum Luar Negeri Eksekutif Nasional LMND, Evantio Yudhistira, menilai kepercayaan internasional itu menunjukkan Indonesia semakin diakui dalam isu pemajuan dan perlindungan HAM di tingkat dunia.
“Terpilihnya Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB bukan sekadar simbol diplomasi, tetapi juga mandat politik untuk memimpin agenda HAM secara global,” kata Evantio dalam keterangan tertulis, Selasa 24 Desember 2025.
Menurutnya, momentum ini harus dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat komitmen HAM secara konsisten, baik dalam kebijakan luar negeri maupun dalam praktik penegakan HAM di dalam negeri.
LMND juga menekankan pentingnya menjadikan P5HAM sebagai kerangka utama dan berkelanjutan dalam menjalankan peran Indonesia sebagai Presiden Dewan HAM PBB. Kerangka tersebut dinilai penting agar kepemimpinan Indonesia memiliki pijakan yang jelas dan selaras dengan agenda nasional HAM.
“P5HAM perlu terus diperkuat dan diimplementasikan agar kepemimpinan Indonesia di Dewan HAM PBB tidak hanya bersifat representatif, tetapi juga berdampak nyata,” ujarnya.
Evantio menambahkan, posisi strategis tersebut membuka peluang bagi Indonesia untuk menyelaraskan peran kepemimpinan global dengan pembenahan situasi HAM nasional secara adil dan berkeadilan.
LMND menilai Indonesia memiliki ruang lebih besar untuk mendorong agenda HAM yang progresif, memperkuat kerja sama multilateral, serta menjadi rujukan kepemimpinan HAM yang berprinsip dan independen di tingkat internasional.
Ini adalah kesempatan historis bagi Indonesia untuk menunjukkan kepemimpinan yang berpihak pada nilai kemanusiaan universal. Jabatan Presiden Dewan HAM PBB harus dimaknai sebagai alat perjuangan HAM yang nyata, bukan sekadar capaian simbolik, pungkasnya.
LMND menyatakan akan terus mengawal peran pemerintah dalam menjalankan mandat tersebut, termasuk memastikan konsistensi implementasi P5HAM serta mendorong perwujudan demokrasi dan HAM dalam kebijakan negara.
(Dimas)