Halmahera Utara, enlmnd.id - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Maluku Utara bersama Eksekutif Kota LMND Halmahera Utara menggelar sosialisasi bertajuk “Lawan Kekerasan Seksual” di SMA Negeri 2 Halmahera Utara, Rabu (26/2/2026). Kegiatan ini menyasar para siswa dan guru untuk meningkatkan pemahaman tentang bahaya kekerasan seksual serta upaya pencegahannya di lingkungan pendidikan.
Sosialisasi tersebut menghadirkan pemaparan mengenai bentuk-bentuk kekerasan seksual, pentingnya memahami batasan tubuh (body autonomy), hingga langkah yang dapat dilakukan jika mengalami atau mengetahui adanya tindakan kekerasan. Para peserta juga diajak aktif berdiskusi dalam sesi tanya jawab.
Sri Natalia Gumuru menegaskan bahwa persoalan kekerasan seksual tidak bisa dianggap sebagai masalah pribadi semata, melainkan persoalan sosial yang membutuhkan keterlibatan semua pihak.
“Kekerasan seksual bukan hanya persoalan individu, tetapi persoalan bersama yang harus dilawan dengan keberanian kolektif dan kesadaran sejak dini,” ujarnya.
LMND juga mendorong para pelajar untuk membangun solidaritas antar teman dan tidak melakukan perundungan terhadap korban. Edukasi ini dinilai penting agar siswa berani bersuara dan memahami mekanisme pelaporan yang aman.
Selain memberikan materi, LMND menyatakan komitmennya untuk membangun kemitraan dengan sekolah melalui penyuluhan berkelanjutan, diskusi, dan pendidikan kritis terkait hak-hak siswa serta pentingnya saling menghormati.
“Kami ingin mendorong terciptanya ruang aman di sekolah, sehingga siswa memiliki tempat untuk melapor dan mendapatkan pendampingan awal secara rahasia dan berpihak kepada korban,” kata Yuan Owe
Melalui kerja sama dengan pihak sekolah, guru bimbingan konseling, dan lembaga terkait, LMND berharap dapat menjadi jembatan antara korban dan layanan profesional. Langkah ini diharapkan memperkuat sistem pencegahan sekaligus penanganan kasus kekerasan seksual, serta membangun budaya sekolah yang aman, adil, dan bebas dari kekerasan.
(Dimas)