Ternate, enlmnd.id - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi Maluku Utara (EW-LMND) Maluku Utara gelar pembukaan Konferensi Wilayah XI dengan tema Rekonstruksi Kepemimpinan LMND : pemuda mahasiswa bersatu menuju bangsa berdaulat.
Giat tersebut digelar di Royal's Resto & Function Hall kota Ternate, provinsi Maluku Utara.
Pembukaan kegiatan dirangkaikan dengan Simposium Nasional yang dihadiri oleh Ketua Umum Eksekutif Nasional Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EN-LMND) Muh. Isnain Mukadar, Jum'at (07/11).
Ketua Wilayah LMND Malut, Mujahir D Sabihi dalam sambutannya mengatakan bahwa agenda tersebut selain sebagai mekanisme pergantian pengurus, juga upaya konsolidasi internal LMND melawan kaum serakahnomics.
"Konferwil kali ini adalah upaya konsolidasi untuk menggaungkan perlawanan yang sebesar-besarnya kepada kaum serakahnomics dengan salah satu jalannya yakni melaksanakan pasal 33 UUD 1945 sebagaimana mestinya," kata Muhajir
Dalam sambutannya ketua umum EN-LMND, Muh. Isnain Mukadar mempertegas sikap LMND dalam mengkampanyekan pasal 33 serta bangun persatuan nasional guna melawan kaum serakahnomics.
"Kampanye soal Pasal 33 ini adalah spirit kita bersama dari dulu sampai sekarang, kemudian bangun persatuan nasional menjadi tugas bersama juga seluruh lapisan masyarakat dan pemerintah untuk melawan kaum serakahnomics," kata Isnain.
Asisten satu setda pemprov Maluku Utara, Kadri La Etje dalam sambutannya menyampaikan permintaan maaf Gubernur Karena belum dapat hadir.
"Sebenarnya ibu gubernur Maluku Utara berkeinginan untuk hadir akan tetapi karena ada agenda penting yang tidak bisa ditinggalkan maka beliau memohon maaf belum dapat hadir sehingga meminta saya untuk mewakili," katanya.
Kadri menambahkan, istilah serakahnomics pertama kali katanya disampaikan oleh Presiden, sehingga pemerintah daerah pun juga harus menggaungkan perlawanan terhadap kaum serakahnomics.
pasca sambutannya, asisten satu setda pemprov Malut membuka kegiatan Konferwil XI LMND Malut secara resmi atas nama gubernur Malut.
Setelah pembukaan kegiatan, agenda dilanjutkan dengan simposium gerakan nasional pasal 33 UUD 1945 dengan mengusung tema "Bangun persatuan nasional, lawan kaum serakahnomics".
Pembicara dalam simposium tersebut diantaranya adalah Ketua Umum LMND bung Muh. Isnain Mukadar, Asisten satu Setda Pemprov Maluku Utara bapak Kadri La Etje dan perwakilan dari Dir Intelkam Polda Malut bapak AKP Saleh Tiapun.
(Aldi)