Palu, enlmnd.id - Menjelang peringatan Hari Pahlawan Nasional yang jatuh pada 10 November, jajaran pengurus Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Sulawesi Tengah bersama Wakil Ketua Umum Eksekutif Nasional LMND Bidang Politik Dalam Negeri melaksanakan ziarah ke makam Habib Idrus bin Salim Aljufri, atau yang lebih dikenal sebagai Guru Tua, tokoh besar yang memiliki peran penting dalam kemajuan pendidikan di Sulawesi Tengah.
Bagi LMND Sulawesi Tengah, peringatan Hari Pahlawan tahun ini memiliki makna yang istimewa. Selain menjadi momentum refleksi perjuangan para pendahulu bangsa, tahun ini juga bertepatan dengan penetapan sejumlah tokoh pejuang bangsa sebagai Pahlawan Nasional oleh pemerintah Republik Indonesia.
Salah satu nama yang diusulkan untuk mendapatkan gelar tersebut adalah Guru Tua, pendiri Alkhairaat, tokoh pendidikan, dan ulama kharismatik yang telah mendedikasikan hidupnya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di kawasan timur Indonesia.
Usulan penetapan Guru Tua sebagai Pahlawan Nasional telah disampaikan ke Kementerian Sosial Republik Indonesia beberapa bulan lalu. Meskipun pengusulan ini bukan yang pertama kalinya karena telah dilakukan pada tahun-tahun sebelumnya LMND Sulteng tetap konsisten memberikan dukungan penuh agar perjuangan dan jasa besar Guru Tua mendapatkan pengakuan yang layak dari negara.
“Guru Tua adalah sosok yang telah menanamkan nilai-nilai keilmuan, kebangsaan, dan kemanusiaan di tengah masyarakat. Beliau bukan hanya guru dalam arti pendidikan, tetapi juga guru kehidupan bagi generasi bangsa. Sudah sepatutnya negara memberikan penghormatan tertinggi dengan menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional, ujar Agung Trianto selaku Wakil Ketua Umum EN LMND Bidang Politik Dalam Negeri.
Kegiatan ziarah yang dilakukan LMND Sulteng ini juga menjadi bentuk penghormatan sekaligus pengingat bagi generasi muda untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan bangsa dalam membangun pendidikan, keadilan sosial, dan kemandirian rakyat.
“Momentum Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang, tetapi juga melanjutkan perjuangan. LMND berkomitmen untuk terus memperjuangkan akses pendidikan yang adil dan berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia,”tambah Azis selaku Ketua LMND Sulteng.
Melalui kegiatan ini, LMND Sulawesi Tengah menegaskan komitmennya untuk mengenang, menghargai, dan melanjutkan perjuangan para pahlawan bangsa, khususnya tokoh-tokoh daerah yang telah memberikan kontribusi besar bagi kemajuan bangsa Indonesia.
(Dimas)