Follow Us :

‎LMND Sulteng Soroti Maraknya Tambang Ilegal: Cermin Praktik Serakahnomics ‎

26 December 2025 | Berita | 655 kali dibaca

‎LMND Sulteng Soroti Maraknya Tambang Ilegal: Cermin Praktik Serakahnomics ‎

Palu, enlmnd.id - Eksekutif Wilayah Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (EW LMND) Sulawesi Tengah menyoroti masih maraknya aktivitas pertambangan ilegal di sejumlah wilayah Sulawesi Tengah. Kondisi ini dinilai sebagai bukti nyata praktik serakahnomics yang mengorbankan kepentingan rakyat dan kelestarian lingkungan demi keuntungan segelintir elite.

‎Sulawesi Tengah diketahui memiliki potensi sumber daya alam yang besar. Namun Ketua Wilayah LMND Sulteng ,Azis, menilai kekayaan tersebut belum dikelola secara adil dan berkelanjutan. Alih-alih menghadirkan kesejahteraan, eksploitasi sumber daya alam justru memicu kerusakan lingkungan, konflik agraria, dan kemiskinan struktural di sekitar wilayah tambang.
‎“Aktivitas pertambangan ilegal yang masih berlangsung secara terbuka menunjukkan bahwa negara belum hadir secara tegas dalam melindungi hak rakyat dan lingkungan hidup,” katanya dalam keterangan tertulis pada, Jumat 26 Desember 2025.
‎Menurutnya, aktivitas tambang ilegal telah menyebabkan kerusakan hutan, pencemaran sungai, serta mengancam ruang hidup masyarakat. Ironisnya, praktik tersebut dinilai berlangsung tanpa penegakan hukum yang serius dan terkesan dibiarkan.
‎Azis menduga kuat adanya jaringan kepentingan yang terstruktur di balik maraknya tambang ilegal, mulai dari pemodal hingga oknum aparat dan aktor politik. Kondisi ini memperkuat anggapan bahwa hukum masih lemah terhadap pelaku bermodal besar, sementara masyarakat kecil justru menjadi korban.
‎“Ketika hukum tajam ke bawah dan tumpul ke atas, rakyat kembali menanggung dampak terberat dari pembiaran negara terhadap kejahatan tambang ilegal,” tegasnya.
‎LMND Sulawesi Tengah mendesak pemerintah daerah dan pusat untuk segera menghentikan seluruh aktivitas pertambangan ilegal, menindak tegas para pelaku tanpa pandang bulu, serta melakukan pemulihan lingkungan dan sosial. Selain itu, LMND juga mengajak mahasiswa, pemuda, dan seluruh elemen rakyat untuk bersatu melawan praktik serakahnomics yang dinilai merampas masa depan Sulawesi Tengah.



‎(Dimas)