Follow Us :

‎Perlawanan Serakahnomics di Borobudur, LMND dan FMBB Serahkan Petisi Rakyat

12 December 2025 | Berita | 245 kali dibaca

‎Perlawanan Serakahnomics di Borobudur, LMND dan FMBB Serahkan Petisi Rakyat

Magelang, enlmnd.id – Eksekutif Kota Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) Magelang bersama Forum Masyarakat Borobudur Bangkit (FMBB) melakukan aksi protes di gerbang pelataran candi, menyerukan penolakan terhadap praktik “Serakahnomics” yang mereka nilai makin mengekang ruang hidup rakyat.
‎Aksi ini membawa tuntutan agar tata kelola Borobudur khususnya kebijakan PT Taman Wisata Candi (TWC) dibuka secara transparan dan benar-benar melibatkan masyarakat lokal. Warga menilai pola pengelolaan saat ini justru menyingkirkan peran masyarakat adat, pelaku UMKM, dan warga sekitar, yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama dari kawasan wisata terbesar di Jawa Tengah tersebut.
‎Departemen Kebudayaan Eksekutif Nasional LMND, Suryo Nugroho, menyebut pola pengelolaan TWC sebagai contoh paling nyata dari praktik pembangunan rakus.
‎ “Di Borobudur ini, serakahnomics terlihat jelas. Warisan budaya dijadikan mesin keuntungan, sementara rakyat dibiarkan di luar pagar,” kata Suryo dalam keterangan tertulis pada, Jum'at, 12 Desember 2025.
‎Ia menegaskan bahwa Borobudur sejak awal adalah pusat budaya dan sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar, bukan komoditas yang bisa dikelola sepihak.
‎ “Candi Borobudur harus menghidupi rakyatnya, bukan meminggirkan mereka. Kebijakan apa pun harus mengutamakan kepentingan publik,” ujarnya.
‎Perwakilan FMBB, Puguh, juga menegaskan bahwa aksi ini akan terus berlanjut.
‎Kami tidak akan berhenti. Borobudur harus kembali menjadi ruang budaya dan kesejahteraan warga, bukan alat segelintir elit, tuturnya.
‎LMND Magelang menambahkan bahwa penyerahan petisi rakyat hari ini merupakan langkah awal untuk mendorong perubahan tata kelola Candi Borobudur secara menyeluruh dan berpihak pada masyarakat.
‎(Dimas)